Wenger Ungkap Dosa Besar Solskjaer Saat United Tumbang Kontra PSG

OlahragaNews.com – Manager legendaris Liga Inggris, Arsene Wenger mengkritik penampilan Manchester United saat tokluk 0-2 dari Paris Saint-Germain di Old Trafford, Rabu (13/2) dini hari WIB.

Manchester United di luar dugaan takluk di hadapan publik Theatre of Dreams. Sempat ada harapan tinggi bahwa United bisa memenangkan pertandingan ini, melihat serangkaian hasil positif pasukan Ole Gunnar Solskjaer dan di satu sisi sang lawan kehilangan tiga pemain kunci di antaranya Neymar dan Edinson Cavani.

Meski sempat memperlihatkan performa menjanjikan di babak pertama, United akhirnya harus mengakui keunggulan tim tamu setelah Presnel Kimpembe dan Kylian Mbappe memberikan kemenangan untuk PSG di babak kedua.

Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger yakin skuat Setan Merah bukan hanya kalah dalam bentuk skor, tapi tak bisa bersaing dalam pertarungan di lini sentral. Paul Pogba, yang biasanya jadi kreator ulung, tak bisa bergerak bebas di laga ini karena mendapat kawalan ketat dari Dani Alves dan Marquinhos.

“Di Liga Champions, menjadi masalah ketika Anda tak bisa mendominasi lini tengah dan sepanjang malam itu Man United kalah di tengah,” jelas Wenger dilansir BeIN Sports.

“Paris Saint-Germain memainkan lima gelandang dan mereka tak persah kehilangan bola. Manchester United tak pernah bisa mencuri bola dan ketika mereka cep at kehilangan bola karena Paris Saint-Germain mendominasi lini tengah untuk merebut bola lagi.”

Wenger menganggap Solskjaer tak punya solusi untuk lebih dominan di lini sentral, padahal tampil di hadapan pendukung sendiri. Menurutnya, inilah yang menjadi penyebab MU tumbang dari PSG.

“Dan mereka kalah dalam pertarungan di sana, di tengah. Ketika Anda bermain di kandang sendiri dan tak bisa menguasai bola, Anda selalu dalam masalah dan itulah yang terjadi.”

“Manchester United sangat buruk di area sentral dibandingkan dengan penampilan berkelas PSG. Pada dasarnya, PSG memiliki sedikit keuntungan ketika menurunkan lima gelandang dan dengan sedikit pemain bertipikal menyerang.”

Wenger melanjutkan: “Perbedaannya secara teknis, dan kecepatan memahami pertandingan, di antara kedua tim sangat besar dan semakin besar seiring laga berjalan.”

“Man United main di kandang dan hanya puni satu tembakan tepat sasaran di sebuah pertandingan Liga Champions, itu memperlihatkan perbedaan kedua tim.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *